Sabtu, 24 Agustus 2013
Kamis, 22 Agustus 2013
Futurisme
FUTURISME
Futurisme berasal dari bahasa Prancis, futur atau bahasa inggris future yang keduanya berarti “masa depan” adalah aliran seni yang avant-garde, atau sebelum masanya, terutama pada tahun 1909 Masehi.
Futurisme merupakan suatu paham dari beberapa orang atau sekelompok orang yang percaya atau yakin akan adanya masa mendatang yang lebih baik, dalam arti lebih modern, lebih konkrit, bahkan diyakini bahwa manusia akan mampu menguasai jagad raya dengan tehnologi yang dimilikinya nanti.
Gerakan Futurisme diproklamirkan pada tahun 1909 oleh seorang penulis dan penyair Italia, Filippo Tommaso Marinetti. Futurisme adalah sebuah gerakan seni murni Italia dan sebuah pergerakan kebudayaan pertama dalam abad ke-20 yang diperkenalkan secara langsung kepada masyarakat luas. Bermula dari konsep dalam pergerakan sastra, kemudian merasuk ke dalam bidang kesenian seperti: seni lukis, seni patung, seni musik, desain dan arsitektur. Futurisme ini muncul dari situasi yang ditimbulkan akibat Perang Dunia I, dengan tujuan meninggalkan kenangan pahit, nostalgia, pesimistis,kemudian melepaskan materi-materi, elemen-elemen, dan nilai-nilai lama. Sebelum Perang Dunia ke II, pergerakan para Futuris Italia yaitu mengantisipasi kemungkinan terjadinya kendala-kendala desain dalam kehidupan sehari-hari, melalui penyerapan dan penggambaran kualitas mekanisasi dan kecepatan, seperti yang telah dibahas oleh Banham dalam bukunya: “Theory and Design in The First Machine Age”. Era ini telah mengispirasikan pelukis Futuris, penyair dan arsitek, diantaranya: Filippo Tommaso Marinetti, Giacomo Balla, Gino Severini, Fornunato Depero, Carra, dan Antonio Sant’Elia untuk menciptakan sebuah karya yang mencerminkan dunia mereka. Itu semua merupakan semangat baru yang mereka junjung tinggi dalam sebuah kelompok yang membawanya kepada politik Fasis, ketika ketergantungan akan keterlibatan emosi dengan gaya hidup kemodernan dan kebaruan di lingkungan masyarakat. Falsafah yang dipakai oleh kaum Futuris hampir sebagian besar diambil dari latar belakang sejarah kemunculan Modernisme. Sebab kita mengetahui, bahwa Futurisme ini merupakan gerakan awal lahirnya Modernisme. Di samping itu, dengan terjadinya Revolusi Industri berpengaruh pula pada Futurisme ini. The Machine Aesthetics atau estetika mesin muncul mempengaruhi ciri-ciri penyusunan tipografi baik pada poster, sampul buku, dan aneka bentuk grafis lain.
Ciri Futurisme :
1. Penyatuan karakter dari elemen-elemen yang berbeda-beda dalam sebuah acuan, dan penyusunannya karyanya sebagai suatu kesatuan.
2. Memiliki ide-ide seperti ketertutupan, ketidaksabaran, ekstrim dalam hubungan langsung dengan nilai-nilai futurisme.
3. Karakteristiknya juga meliputi garis-garis yang tidak rata yang mengkomunikasikan energy dari gerakannya.
4. Pandangan karya yang mementingkan masa depan.
Pengaruh futurisme
Futurisme berasal dari bahasa Prancis, futur atau bahasa inggris future yang keduanya berarti “masa depan” adalah aliran seni yang avant-garde, atau sebelum masanya, terutama pada tahun 1909 Masehi.
Futurisme merupakan suatu paham dari beberapa orang atau sekelompok orang yang percaya atau yakin akan adanya masa mendatang yang lebih baik, dalam arti lebih modern, lebih konkrit, bahkan diyakini bahwa manusia akan mampu menguasai jagad raya dengan tehnologi yang dimilikinya nanti.
Gerakan Futurisme diproklamirkan pada tahun 1909 oleh seorang penulis dan penyair Italia, Filippo Tommaso Marinetti. Futurisme adalah sebuah gerakan seni murni Italia dan sebuah pergerakan kebudayaan pertama dalam abad ke-20 yang diperkenalkan secara langsung kepada masyarakat luas. Bermula dari konsep dalam pergerakan sastra, kemudian merasuk ke dalam bidang kesenian seperti: seni lukis, seni patung, seni musik, desain dan arsitektur. Futurisme ini muncul dari situasi yang ditimbulkan akibat Perang Dunia I, dengan tujuan meninggalkan kenangan pahit, nostalgia, pesimistis,kemudian melepaskan materi-materi, elemen-elemen, dan nilai-nilai lama. Sebelum Perang Dunia ke II, pergerakan para Futuris Italia yaitu mengantisipasi kemungkinan terjadinya kendala-kendala desain dalam kehidupan sehari-hari, melalui penyerapan dan penggambaran kualitas mekanisasi dan kecepatan, seperti yang telah dibahas oleh Banham dalam bukunya: “Theory and Design in The First Machine Age”. Era ini telah mengispirasikan pelukis Futuris, penyair dan arsitek, diantaranya: Filippo Tommaso Marinetti, Giacomo Balla, Gino Severini, Fornunato Depero, Carra, dan Antonio Sant’Elia untuk menciptakan sebuah karya yang mencerminkan dunia mereka. Itu semua merupakan semangat baru yang mereka junjung tinggi dalam sebuah kelompok yang membawanya kepada politik Fasis, ketika ketergantungan akan keterlibatan emosi dengan gaya hidup kemodernan dan kebaruan di lingkungan masyarakat. Falsafah yang dipakai oleh kaum Futuris hampir sebagian besar diambil dari latar belakang sejarah kemunculan Modernisme. Sebab kita mengetahui, bahwa Futurisme ini merupakan gerakan awal lahirnya Modernisme. Di samping itu, dengan terjadinya Revolusi Industri berpengaruh pula pada Futurisme ini. The Machine Aesthetics atau estetika mesin muncul mempengaruhi ciri-ciri penyusunan tipografi baik pada poster, sampul buku, dan aneka bentuk grafis lain.
Ciri Futurisme :
1. Penyatuan karakter dari elemen-elemen yang berbeda-beda dalam sebuah acuan, dan penyusunannya karyanya sebagai suatu kesatuan.
2. Memiliki ide-ide seperti ketertutupan, ketidaksabaran, ekstrim dalam hubungan langsung dengan nilai-nilai futurisme.
3. Karakteristiknya juga meliputi garis-garis yang tidak rata yang mengkomunikasikan energy dari gerakannya.
4. Pandangan karya yang mementingkan masa depan.
Pengaruh futurisme
Abstrakisme
ABSTRAKISMESeni ini menampilkan unsur-unsur seni rupa yang
disusun tidak terbatas pada bentuk-bentuk yang ada di alam. Garis,
bentuk, dan warna ditampilkan tanpa mengindahkan bentuk asli di alam.
Kadinsky dan Piet Mondrian marupakan sebagian perupa beraliran abstrak
ini. Seni Abstrak ini pada dasarnya berusaha memurnikan karya seni,
tanpa terikat dengan wujud di alam.
Dalam perkembangannya abstrak terbagi menjadi:
Abstrak Ekspresionisme/Non Figuratif
Merup
Abstrak Geometris/Abstraksionisme/Non Objektif
Konsepnya adalah mengabstraksikan objek geometris menjadi bentuk non objektif.akan ekspresi gejolak jiwa yang digambarkan secara spontan dan abstrak.
Dalam perkembangannya abstrak terbagi menjadi:
Abstrak Ekspresionisme/Non Figuratif
Merup
Abstrak Geometris/Abstraksionisme/Non Objektif
Konsepnya adalah mengabstraksikan objek geometris menjadi bentuk non objektif.akan ekspresi gejolak jiwa yang digambarkan secara spontan dan abstrak.
Selanjutnya Abstrak Geometris berkembang menjadi lebih spesifik dan terbagi menjadi:
Suprematis
Lebih mengutamakan supremasi perasaan murni dengan objek yang tidak memusingkan
Neoplastisisme
Konsepnya adalah pembebasan esensi atau unsur seni rupa seperti garis
dan warna dari beban peniruan bentuk alam. Bidang datar tidak untuk
memanipulasi gambaran ruang. Pemurnian dan penyederhanaan ini diusahakan
untuk mencapai universalitas.Kubisme
Pablo Picasso adalah seorang pelukis dari Spanyol dengan karya yang masih terus menginspirasi jutaan seniman di seluruh dunia.
Picasso bersama Georges Braque mengembangkan gaya yang dikenal sebagai kubisme selama periode 1909-1912.
Lukisan kubisme dibuat untuk mewakili objek dari sudut yang berbeda.
Ciri Kubisme
Cikal bakal kubisme dapat dilihat dari aliran seni lain yang dikenal sebagai pointilisme dan fauvisme.
Kubisme pada dasarnya adalah seni menciptakan bentuk-bentuk abstrak dari benda tiga dimensi ke media lukis dua dimensi.
Seorang seniman kubisme harus dapat merepresentasikan obyek dalam berbagai bidang.
Dalam istilah yang sederhana, seorang seniman kubisme harus dapat menunjukkan lebih dari satu tampilan bidang benda pada satu waktu.
Tampilan keseluruhan dari sebuah lukisan kubisme mirip dengan bentuk kubus kecil.
Seorang seniman kubisme menggunakan kubus kecil tersebut untuk menggambarkan suatu benda atau manusia dari berbagai sudut pandang.
Pelukis seperti Pablo Picasso dan Georges Braque mempopulerkan gaya ini dengan melukis suatu objek yang dibuat terdistorsi.
Kubisme selanjutnya dibagi menjadi dua cabang utama – kubisme analitis dan kubisme sintetis.
Kubisme analitis pada dasarnya menganalisis dan memecah bentuk asli suatu objek menjadi kubus kecil atau bentuk geometris lainnya.
Seniman kubisme analitis menggunakan skema warna monokromatik untuk lukisan-lukisannya. Picasso dan Braque dikenal menggunakan gaya ini.
Sedangkan kubisme sintetis mendasarkan pada penciptaan komposisi yang difokuskan pada kebersamaan objek.
Picasso, Braque, dan Juan Gris juga dikenal sebagai pelopor kubisme sintetis.
Selain itu, seorang seniman juga bisa menggunakan teknik media campuran. Teknik ini dilakukan dengan penggunaan media cat berbeda yang digunakan untuk membuat komposisi pada satu permukaan.
Selama periode Renaissance, seniman menggambarkan komposisi hanya dari satu bidang. Kubisme merupakan kontras dari gaya ini.
Sebagai contoh, seorang seniman kubisme dapat melukis wajah seseorang dimana mata ditampilkan melihat ke arah audiens, namun hidung dibuat menghadap samping.
Selain Pablo Picasso dan Braque, beberapa seniman ternama lain juga menggunakan kubisme seperti Fernand Leger, Francis Picabia, dan Roger de la Fresnaye.[]
Picasso bersama Georges Braque mengembangkan gaya yang dikenal sebagai kubisme selama periode 1909-1912.
Lukisan kubisme dibuat untuk mewakili objek dari sudut yang berbeda.
Ciri Kubisme
Cikal bakal kubisme dapat dilihat dari aliran seni lain yang dikenal sebagai pointilisme dan fauvisme.
Kubisme pada dasarnya adalah seni menciptakan bentuk-bentuk abstrak dari benda tiga dimensi ke media lukis dua dimensi.
Seorang seniman kubisme harus dapat merepresentasikan obyek dalam berbagai bidang.
Dalam istilah yang sederhana, seorang seniman kubisme harus dapat menunjukkan lebih dari satu tampilan bidang benda pada satu waktu.
Tampilan keseluruhan dari sebuah lukisan kubisme mirip dengan bentuk kubus kecil.
Seorang seniman kubisme menggunakan kubus kecil tersebut untuk menggambarkan suatu benda atau manusia dari berbagai sudut pandang.
Pelukis seperti Pablo Picasso dan Georges Braque mempopulerkan gaya ini dengan melukis suatu objek yang dibuat terdistorsi.
Kubisme selanjutnya dibagi menjadi dua cabang utama – kubisme analitis dan kubisme sintetis.
Kubisme analitis pada dasarnya menganalisis dan memecah bentuk asli suatu objek menjadi kubus kecil atau bentuk geometris lainnya.
Seniman kubisme analitis menggunakan skema warna monokromatik untuk lukisan-lukisannya. Picasso dan Braque dikenal menggunakan gaya ini.
Sedangkan kubisme sintetis mendasarkan pada penciptaan komposisi yang difokuskan pada kebersamaan objek.
Picasso, Braque, dan Juan Gris juga dikenal sebagai pelopor kubisme sintetis.
Selain itu, seorang seniman juga bisa menggunakan teknik media campuran. Teknik ini dilakukan dengan penggunaan media cat berbeda yang digunakan untuk membuat komposisi pada satu permukaan.
Selama periode Renaissance, seniman menggambarkan komposisi hanya dari satu bidang. Kubisme merupakan kontras dari gaya ini.
Sebagai contoh, seorang seniman kubisme dapat melukis wajah seseorang dimana mata ditampilkan melihat ke arah audiens, namun hidung dibuat menghadap samping.
Selain Pablo Picasso dan Braque, beberapa seniman ternama lain juga menggunakan kubisme seperti Fernand Leger, Francis Picabia, dan Roger de la Fresnaye.[]
Jumat, 16 Agustus 2013
Lirik lagu Girls Generation (SNSD) - I got a boy Indonesia terjemahan
(Sooyoung)Ayo! GG! Apa kita mulai saja?
Omo! Coba lihat dia!
Ada apa dengannya kok memotong rambutnya? eung?
(Yuri)Omo! Lihat dia lagi!
Dari kepala sampai kaki style nya berubah
Kenapa begitu? Aku penasaran setengah mati
Kenapa begitu? Coba jelaskan padaku
(Tiffany)Ha ha! Biarkan aku memperkenalkan diri!
Pembuat masalah datang! Ayo ikutin!
Oh ohh eh oh, oh ohh eh oh
(jessica)kamu Lumayan juga!
(Taeyeon)Kenapa dia? lucu
Apa gak terlalu kegenitan? Melihatku dia cuek saja
(Jessica)Yea, aku rasa dia suka banget sama cowok itu
(Sooyoung-Yuri)Nggak mungkin! Nggak mungkin!
(Seohyun)Jadi begitu cantik, juga jadi seksi, karena cowok itu?
Hampir saja ku tanya, "Apa kau ganti make up?'
(Sunny)Sebenarnya, saat pertama kali aku bertemu
Matanya dalam seperti binatang buas yang terluka
(Jessica)Bicara dengannya membuat ku pusing
(Sooyoung-Yuri) kamu Lumayan juga! kamu Lumayan juga!
Oh ohh eh oh, oh ohh eh oh
(Taeyeon)kamu Lumayan juga!
Oh ohh eh oh, oh ohh eh oh
(Sunny) kamu Lumayan juga!
(Tiffany)Ayo! Stop! Biarkan aku menjelaskannya dengan sudut pandang lain!
Aku dapat cowok keren, Aku dapat cowok baik hati
Aku dapat cowok, cowok tampan, yang mencuri hatiku
Aku dapat cowok keren, Aku dapat cowok baik hati
Aku dapat cowok, cowok luar biasa, sepertinya aku sudah jatuh hati
(Taeyeon)Ahhh, Pangeranku~ Kapankah kau akan datang menyelamatkan ku?
(Sunny)Layaknya mimpi putih, kau akan memelukku dan membawaku terbang, kan?
(Yoona)Aku terkejut, Hilang akal
Orang itu ingin tau wajahku bila tanpa make up
Aku sangat menyukainya, apa aku harus pasrah dan tidak apakah bila tunjukan saja?
(Hyoyeon)Oh, nggak boleh! benar kan? benar kan?
Ayo kita jaga apa yang harus dijaga! benar! benar!
Jangan lupakan hal ini saat kau telah dapatkan seluruh hatinya
Oh ohh eh oh, oh ohh eh oh
(Yuri)Sepanjang malam tak akan cukup
Oh ohh eh oh, oh ohh eh oh
(Sooyoung)Itulah seluruh kekhawatiran kita
(Seohyun)Dengarkan aku, Kalian semua mengenalnya kan?
Meskipun masih muda, tapi dalamnya sudah dewasa
(Tiffany)Meski kadang bisa diandalkan seperti seorang oppa
Kalau bertingkah aegyo, tampan sekali buat ku hampir mati
Oh ohh eh oh, oh ohh eh oh
(Yoona)Kau sudah gila, kau sudah gila
Oh ohh eh oh, oh ohh eh oh
(Hyoyeon)Kau sudah gila, kau sudah gila
(Taeyeon)Aku sangat marah, pacar ku tak menganggapku layaknya wanita
Apa yang harus kulakukan saat persoalan seperti ini?
(tiffany)Haruskah kubuat nya cemburu saja? menyebalkan! harus bagaimana?
(Sooyoung - Yuri) tidak mungkin! tidak mungkin!
(jessica)Don't stop! Ayo kembali ke 1:40
Aku dapat cowok keren, Aku dapat cowok baik hati
Aku dapat cowok, cowok tampan, yang mencuri hatiku
Aku dapat cowok keren, Aku dapat cowok baik hati
Aku dapat cowok, cowok luar biasa, sepertinya aku sudah jatuh hati
(Jessica)Kapan pun di samping ku, ada di sisiku
Kau yang terus mendengarkan ku
Kau~ Kau~
(Seohyun)Kini aku bahagia saja karena semua nya berjalan baik
Aku dapat cowok keren, Aku dapat cowok baik hati
Aku dapat cowok, cowok tampan, yang mencuri hatiku
Aku dapat cowok keren, Aku dapat cowok baik hati
Aku dapat cowok, cowok luar biasa, sepertinya aku sudah jatuh hati
Lirik lagu Girls Generation (SNSD) - I Got a Boy
[Sooyoung] Ayo! GG! Yeah Yeah shijakhae bolkka?
([All] Omo! ) yae jom bwahra yae, museun ili isseotkillae meoril jallatdae? eung?
[Yuri] ([All] Omo! ) Tto yae jom borago! meoributeo balkkeutkkaji seutayili bakkwiiyeosseo ([Yuri/All] Wae keuraetdae?) kunggeumhae jukkenne ([Yuri/All] Wae keuraetdae?) marhae bwahbwah jom
[Tiffany] Ha Ha! Let me introduce myself! Here comes trouble! ttara hae!
[All] o oo ye o ([Taeyeon] Eh eh eh eh! ) oo ye o ([Jessica] Neo jalnasseo cheongmal! )
[Taeyeon] Jiga mwonde? utkyeo. neomu kotdae sen geo ani? nabogo pyeongbeomhadanda yae ([Sunny/All] Oh! ~)
[Jessica] Keu namja wahnjeon mame deureonna bwah!
([Taeyeon] Maldo andwaeh! Maldo andwaeh! )
[Seohyun] Neomu yeppeojigo sekshihae jyeosseo keu namja ttaemuniji? mureobol ppeon haetdanikka? neo bakkun hwahjangpumi mwonji
[Sunny] Sashil na, cheoeum bwahsseo sangcheo ibeun yasu gateun gipeun nun
[Jessica] Yaegiman haedo eojil haetdanikka?
[Yuri/Sooyoung] Neo jalnasseo cheongmal! jalnasseo cheongmal!
[All] o oo ye o ([Tiffany] Here comes trouble! Hey, girl listen! ) oo ye o
([Taeyeon] Neo jalnatda cheongmal! ) ([Seohyun] Jala iseo! )
O oo ye o ([Taeyeon] Hey! ) oo ye o ([Sunny] Neo jalnasseo cheongmal! )
[Tiffany] Ayo! Stop! Let me put it down another way.
[All] I got a boy meotjin! I got a boy chakhan! I got a boy handsome boy nae mam da kajyeogan I got a boy meotjin! I got a boy chakhan! I got a boy awesome boy wahnjeon banhaenna bwah
[Taeyeon] Ah! nae wahngjanim! eonje I momeul kuhareo wah jushil tenkayo?
[Sunny] Hayan kkumcheoreom nal pume ana ollyeo naraga jushiketjyo?
[Yoona] Na, kkamchak! menbungiya! keu sarameun nae min nachi kunggeumhadae. wahnjeon mame deureo mot igin cheok boyeojwodo kwaehnchanheulkka?
[Hyoyeon] Ou! jeoldaero andwehji! ([Yoona] Keuchi? Keuchi?)
Uri, jigil keon jigija! ([Yoona] Majji! Majji! )
Keuye mameul modu kajil ttaekkaji ikeon jeoldaero ijeobeoriji mallago!
[All] o oo ye o oo ye o ([Yuri] Bameul saedo mojara da da)
O oo ye o oo ye o ([Sooyoung] Uri chwehko kwahnshimsa da da)
[Seohyun] Nae mal deureobwah keu ai neone alji? Jom eorijiman sogeun kkwahk chasseo
[Tiffany] Eotteol ttaen oppacheoreom deumjikhajiman, aegyoreul buril ttaen neomu yeppeo jukkesseo
[All] o oo ye o oo ye o ([Yoona] Neo michyeosseo, michyeosseo)
O oo ye o oo ye o ([Hyoyeon] Neo michyeosseo, michyeosseo)
[Tiffany] Nan cheongmal hwahka na jukkesseo nae namjan nal yeojaro anboneun geol
[Taeyeon] Makyeonhal ttaen eotteokhamyeon naega chohkenni? jilturado nage haebolkka? soksanghae! eotteokhae! na?
([All] Maldo an dwaeh! Maldo an dwaeh! )
[Jessica] Don't stop! Lets bring it back to 1:40
[All] I got a boy meotjin! I got a boy chakhan! I got a boy handsome boy nae mam da kajyeogan. I got a boy meotjin! I got a boy chakhan! I got a boy awesome boy wahnjeon banhaenna bwah
[Jessica] Eonjena nae gyeoten naepyeoni dwaehjugo kwii giulyeojuneun neo ([Seohyun] Oh! Oh! Oh! Oh! Oh! ) neo ([Seohyun] Oh! Oh! Oh! Oh! Oh! )
[Seohyun] Nan idaero chigeum haengbokhae
[Sunny] Jal twehl keonikka
[All] I got a boy meotjin! I got a boy chakhan! I got a boy handsome boy nae mam da kajyeogan. I got a boy meotjin! I got a boy chakhan! I got a boy awesome boy wahnjeon banhaenna bwah
([Taeyeon] Ah! nae wahngjanim! eonje I momeul kuhareo wah jushil tenkayo?
[Sunny] Hayan kkumcheoreom nal pume ana ollyeo naraga jushiketjyo?)
I got a boy meotjin! I got a boy chakhan! I got a boy handsome boy nae mam da kajyeogan
I got a boy meotjin! I got a boy chakhan! I got a boy awesome boy wahnjeon banhaenna bwah
I got a boy meotjin!
([All] Omo! ) yae jom bwahra yae, museun ili isseotkillae meoril jallatdae? eung?
[Yuri] ([All] Omo! ) Tto yae jom borago! meoributeo balkkeutkkaji seutayili bakkwiiyeosseo ([Yuri/All] Wae keuraetdae?) kunggeumhae jukkenne ([Yuri/All] Wae keuraetdae?) marhae bwahbwah jom
[Tiffany] Ha Ha! Let me introduce myself! Here comes trouble! ttara hae!
[All] o oo ye o ([Taeyeon] Eh eh eh eh! ) oo ye o ([Jessica] Neo jalnasseo cheongmal! )
[Taeyeon] Jiga mwonde? utkyeo. neomu kotdae sen geo ani? nabogo pyeongbeomhadanda yae ([Sunny/All] Oh! ~)
[Jessica] Keu namja wahnjeon mame deureonna bwah!
([Taeyeon] Maldo andwaeh! Maldo andwaeh! )
[Seohyun] Neomu yeppeojigo sekshihae jyeosseo keu namja ttaemuniji? mureobol ppeon haetdanikka? neo bakkun hwahjangpumi mwonji
[Sunny] Sashil na, cheoeum bwahsseo sangcheo ibeun yasu gateun gipeun nun
[Jessica] Yaegiman haedo eojil haetdanikka?
[Yuri/Sooyoung] Neo jalnasseo cheongmal! jalnasseo cheongmal!
[All] o oo ye o ([Tiffany] Here comes trouble! Hey, girl listen! ) oo ye o
([Taeyeon] Neo jalnatda cheongmal! ) ([Seohyun] Jala iseo! )
O oo ye o ([Taeyeon] Hey! ) oo ye o ([Sunny] Neo jalnasseo cheongmal! )
[Tiffany] Ayo! Stop! Let me put it down another way.
[All] I got a boy meotjin! I got a boy chakhan! I got a boy handsome boy nae mam da kajyeogan I got a boy meotjin! I got a boy chakhan! I got a boy awesome boy wahnjeon banhaenna bwah
[Taeyeon] Ah! nae wahngjanim! eonje I momeul kuhareo wah jushil tenkayo?
[Sunny] Hayan kkumcheoreom nal pume ana ollyeo naraga jushiketjyo?
[Yoona] Na, kkamchak! menbungiya! keu sarameun nae min nachi kunggeumhadae. wahnjeon mame deureo mot igin cheok boyeojwodo kwaehnchanheulkka?
[Hyoyeon] Ou! jeoldaero andwehji! ([Yoona] Keuchi? Keuchi?)
Uri, jigil keon jigija! ([Yoona] Majji! Majji! )
Keuye mameul modu kajil ttaekkaji ikeon jeoldaero ijeobeoriji mallago!
[All] o oo ye o oo ye o ([Yuri] Bameul saedo mojara da da)
O oo ye o oo ye o ([Sooyoung] Uri chwehko kwahnshimsa da da)
[Seohyun] Nae mal deureobwah keu ai neone alji? Jom eorijiman sogeun kkwahk chasseo
[Tiffany] Eotteol ttaen oppacheoreom deumjikhajiman, aegyoreul buril ttaen neomu yeppeo jukkesseo
[All] o oo ye o oo ye o ([Yoona] Neo michyeosseo, michyeosseo)
O oo ye o oo ye o ([Hyoyeon] Neo michyeosseo, michyeosseo)
[Tiffany] Nan cheongmal hwahka na jukkesseo nae namjan nal yeojaro anboneun geol
[Taeyeon] Makyeonhal ttaen eotteokhamyeon naega chohkenni? jilturado nage haebolkka? soksanghae! eotteokhae! na?
([All] Maldo an dwaeh! Maldo an dwaeh! )
[Jessica] Don't stop! Lets bring it back to 1:40
[All] I got a boy meotjin! I got a boy chakhan! I got a boy handsome boy nae mam da kajyeogan. I got a boy meotjin! I got a boy chakhan! I got a boy awesome boy wahnjeon banhaenna bwah
[Jessica] Eonjena nae gyeoten naepyeoni dwaehjugo kwii giulyeojuneun neo ([Seohyun] Oh! Oh! Oh! Oh! Oh! ) neo ([Seohyun] Oh! Oh! Oh! Oh! Oh! )
[Seohyun] Nan idaero chigeum haengbokhae
[Sunny] Jal twehl keonikka
[All] I got a boy meotjin! I got a boy chakhan! I got a boy handsome boy nae mam da kajyeogan. I got a boy meotjin! I got a boy chakhan! I got a boy awesome boy wahnjeon banhaenna bwah
([Taeyeon] Ah! nae wahngjanim! eonje I momeul kuhareo wah jushil tenkayo?
[Sunny] Hayan kkumcheoreom nal pume ana ollyeo naraga jushiketjyo?)
I got a boy meotjin! I got a boy chakhan! I got a boy handsome boy nae mam da kajyeogan
I got a boy meotjin! I got a boy chakhan! I got a boy awesome boy wahnjeon banhaenna bwah
I got a boy meotjin!
Langganan:
Postingan (Atom)





