*cuapcuap follow @Andjani9
sebenernya ini bukan FF pertama saya. cuma ini FF pertama yg saya post. abis bete sichhh
*cuapcuap
Ini FF versi perempuan sekaligus
versi somplak nya dari drama BBF. Semua adegannya sama (gak semua adegan ada.
Bisa 7hari 7 malem bacanya -_-), Cuma di ubah menjadi sesuatu yang somplak. So,
no bash this is just for fun ^_^
JUDUL : GIRLS OVER FLOWER
GENRE : KOMEDI, DRAMA
ONE SHOT
CASH : Group flowers4 -> Jessica (Lead) Hyoyeon Yuri Sooyoung
Main Cast -> Yoona
Seohyun
(Sahabat yoona) Taeyeon
(Sahabat Yoona) Sunny(adik
yoona)
tiffany (bos yoona)
~pagi itu
Nampak seorang gadis mengayuh sepedah membawa sekantung pelastik. Ia terlihat
gembira sampai-sampai tidak sadar lampu merah ia terobos saja. Orang korea
memang sabar. Mereka tidak meneriaki seraya memaki gadis bernama Yoona itu,
mereka hanya melempari dengan kulit pisang -_-
Yoona sampai
di depan sekolah yang sangat terkenal di negaranya, yaitu SMA Bershinwa (khusus
wanita). Ia masuk membawa plastik itu. Ia melewati koridor sekolah dengan
tenang sampai seorang gadis akhirnya berhasil memecah ketenangan nya. Gadis itu
berlari menabrak tubuh Yoona. Gadis itu tampak babak belur. Tanpa pikir panjang
Yoona mengejar gadis tadi yang melanjutkan lari nya.
Sampai pada
atap sekolah.
“hey…
berhenti…!” teriak yoona
Gadis yang
di kejar Yoona menoleh sedikit.
Yoona
bingung mengapa gadis itu lari ke tempat setinggi ini.
“kau mau
bunuh diri ya?” telisik Yoona mendekati gadis itu.
“satu
langkah lagi kau maju, aku akan terjun!” bentak gadis itu.
Sedetik
kemudian, karena licin, kaki Yoona maju selangkah tanpa sengaja. Gadis itu pun
melihat dan bersiap hendak terjun. Seketika yoona langsung berteriak.
“stooooooooooooop!!!!!
Kau mencuri hatiku ,, hatiku…
Eh salah.
Berhenti!!”
Dengan cepat
Yoona melompat meraih kerah belakang gadis itu.
Tiba-tiba….
“Cut Cut!! N.G N.G” teriak seseorang di belakang
Ternyata
Yoona merusak syuting yang sedang terjadi sodara-sodara. Dengan perasaan malu,
Yoona nyengir kuda.
Semenjak
itu, wajah nya muncul di buku yasin, eh salah di surat kabar. Karena berhasil
menggagalkan syuting di sekolah ternama justru Yoona mendapatkan beasiswa masuk
ke sekolah tersebut -_-
--
Hari ini
hari pertama Yoona sekolah di sekolah barunya. Ia di antar oleh ayahnya
menggunakan mobil jenazah, eh salah.. mobil laundry maksudnya astajimmm ._.p
Sesampainya
di depan sekolah, Yoona pamit, tapi tiba tiba mobilnya berbunyi. “laundry
yoona.. laundry yoona.. enak gitu lohhhh” cepat cepat sang ayah mematikannya.
Yoona hanya tertunduk malu.
Selepas itu,
Yoona memasuki koridor, sampai tiba-tiba siswi-siswi yang lain berlarian menuju
pintu keluar. Mereka berteriak “ef for …! Ef for…!” para siswi mempersiapkan
berbagai jenis gadget nya dan berbaris dengan rapi di sudut kanan dan kiri. Tak
lama masuk lah ke empat gadis yang sangat cantik. Pertama adalah Choi Sooyoung,
anggota paling tinggi. Ia paling populer karena keindahan kaki nya. Kadang ia
menempelkan sepuluh hansaplast di kakinya dan itu menjadi trend di sekolah ._.
Kedua adalah
Kwon Yuri, ia terkenal dengan keindahan rambutnya. Seminggu, rambutnya bisa
berubah warna mejikuhibiniu. Dan semua siswi menyukai gaya nya itu.
Ketiga
adalah Kim Hyoyeon, gadis yang terkenal dengan semua barang branded nya. Karena
Ayahnya punya pabrik sandal jepit, eh salah lagi, pabrik salah satu barang
ternama di korea.
Yang
terakhir adalah Jessica Jung sang leader. Ia sangat terkenal dengan
kecantikannya. Selain itu juga karena ia anak dari kepala sekolah disitu.
Setiap omongan yg terlontar dari mulut jessi, besok nya seluruh korea akan
menggunakannya juga. Lebay? Namanya juga fiksi._.
“hey! Neo
neo semua minggir, kita orang mau lewat!” kata Jessi tanpa menghilangkan
keanggunannya.
Para siswi
berbisik “hey catat itu. Neo neo semua minggir. Kita harus pake kata-kata ini
mulai sekarang”
Karena tak
mau minggir, Sooyoung membegal *tau kan?* salah satu siswi yang sedang membawa
minuman, sehingga minumah itu terlempar ke rambut Yuri.
Rambut Yuri
yang hari ini berwarna kuning butek berubah jadi kuning terang karena terkena
minuman yang isinya susu itu.
Yoona
memperhatikan dari atas tangga. Dengan satu tangan, ia menopang dagunya.
Dalam hati
ia berkata “apa cantiknya mereka?! Lebih cantik juga gw. Kalo gw jadi artis
pasti gw masuk 3 besar artis tercantik se asia *curhat*”
Yuri yang
tak terima akhirnya main jambak-jambakan dengan siswi tadi *dasar cwe-_-*
Hyoyeon yang
tidak terima teman nya dipermalukan seperti itu, ikut membantu menjambak. Tapi
dia tidak sadar kalo yang di jambak adalah Yuri -_-
“stoop! Udah
deh Yul. Kan neo bisa ganti tu rambut. Ayo cusss!!. Nanti gw bilang ke mummy
biar tu siswi di keluarin” kata jessi mengajak teman – temannya.
Karena masih
kesal yuri mendelik kearah jessi “Yul,
Yul, emang gw tuyul apa ”
--
Yoona
memasuki kelas barunya. Disana sudah tersedia satu tempat duduk kosong. Yoona
duduk dengan canggungnya. Di sebelahnya duduk seorang siswi cantik bernama
Seohyun. Mereka berkenalan dan kelihatannya mereka berteman mulai saat itu.
Seminggu
berlalu. Yoona sekolah walau ia tidak betah. Hanya ada 2 alasan ia tetap
meneruskan sekolah disitu. Yang pertama adalah karena sekolah ini menyediakan
kolam lumba-lumba karena dia senang berenang -_- dan yang kedua adalah karena
Seohyun. Ia merasa sangat berharga karena mempunyai teman seperti Seohyun.
Siang itu,
saat jam istirahat, Yoona & Seohyun jalan-jalan mengitari taman sekolah
sambil makan es cendol. Di lain sisi Ef4 juga sedang mengitari tempat itu.
“Jess. Gw
denger ada anak baru yang dapet beasiswa gara-gara mengganggu syuting Cantik-Cantik
Kucing Garong di sekolah kita belum lama ini” kata Hyoyeon
“yes, that’s
right. Dan iyuuuuuh banget dia cuma anak tukang laundry. Pokoknya neo neo semua
don’t deket – deket sama dia. Ntar kita di sangka laundry-an”
“ssstttt.”
Kata Sooyoung tiba-tiba
“wae?” Tanya
Yuri
“tuh liat.
Dia bukan si murid baru nya? Tunjuk Sooyoung
kearah yoona yang sedang berjalan dengan senyum mengembang di wajahnya.
“lets go!
Mwolgokcheong haneunde neon. Eh salah. Lets go kita gangguin tu orang” kata
jessi
“eh jess!
Katanya tadi kita gaboleh deket-deket” kata Hyoyeon.
“ya gausah
deket-deket Cuma 30cm jaraknya. Itu kan
jauh. Neo gimana sih! Gak tamat SD ya”
Hyoyeon
melongo di katain seperti itu. Dalam hatinya *WTF*
“hey anak
baru!” kata jessi
Karena
kaget, Seohyun keselandung batu segede biji salak. Alhasil es cendolnya jatuh
dan mengotori sepatu Jessi.
“oh may
gaaaaatssss” teriak Jessi
Ketiga
temannya kaget bukan main. Bahkan Sooyoung bersiap menelpon Ambulans tapi
berhasil di cegah oleh Yuri. Katanya lebih baik Sooyoung telepon pemadam
kebakaran ._.
“Yaaak! Apa yang
neo lakuin ke sepatu nae hah?” teriak jessi pake toak.
Seohyun
Nampak ketakutan
Hyoyeon ngipasin
Jessi pake kipas seharga 10juta nya.
“diem Hyo!
Dingin tau” bentak Jessi
“sekarang
neo lap tuh bekas cendol di sepatu nae pake rambut neo. Cepaaaat!”
Yoona &
Seohyun melongo mendengar perintah itu.
Akhirnya
dengan menahan mules, *tangis maksudnya* ._. Seohyun bersiap jongkok hendak
mengelap dengan rambut panjangnya tapi buru-buru Yoona cegah.
“gausah Seo!
Kamu kan gak sengaja. Lagian itu Cuma es cendol broh bukan es sepiteng ._. di
laundry sekali juga bisa langsung ilang”
“apa neo
bilang ? laundry ? jadi neo manfaatin kejadian ini buat promosi gitu? I to the
yuuuuh yah. Udah buruan cepet lap pake rambut neo. Atau neo, bibi laundry mau menggantikan temen neo hah?”
Akhirnya
dengan terpaksa, Yoona bersiap menggantikan Seohyun.
“Yoon, gak
usah biar aku aja” kata Seo pelan
“Ga papa
Seo. Aku punya toko laundry kok. Nanti abis ini aku laundry-in rambutku ._.”
Akhirnya
dengan terpaksa Yoona berjongkok. Dan 1
2 3..
Yoona malah
membuka paksa sebelah sepatu Jessi sehingga Jessi ngejungkil
Dengan
sekuat tenaga Yoona melempar sepatu itu ke kolam lumba-lumba deket dengan
tempat mereka berdiri.
Dunia
seketika berhenti berputar. Teman-teman Jessi tak percaya ada siswi yang berani
melakukan itu.
“denger ya
mba Jess! Di dunia ini gak ada yang bisa berkuasa. Bahkan presiden pun bisa
berkuasa atas izin rakyatnya. Jadi neo gak usah sok berkuasa. Gw gak takut sama
neo. gw jelas lebih Tinggi daripada neo”
Yoona
menarik Seohyun pergi. Dalam hati Yoona berfikir “kok gw jadi ikut2an dia ya
gaya bicara nya”
Hari pun
berakhir dengan tragis.
--
Yoona
bekerja di salah satu restoran bubur kacang kuning ._. setiap sore sampai
malam, ia bekerja dengan sahabat dari kecilnya, Taeyeon.
Di ‘Restoran
Bukaning (Bubur kacang kuning) Ala Chef Fany Queen’
Hari itu
Yoona Nampak lemas. Taeyeon yang menyadari sahabatnya itu lemas, langsung
menghampiri.
“Yoona. Kamu
kenapa sih. Semenjak sekolah di sekolah baru itu, kamu jadi gak semangat gini”
“sekolah
disitu membosankan. Gurunya jarang masuk, siswi nya sombong-sombong, dan ada
kolam lumba-lumba nya. Aku kira kolam renang. Pas aku siap2 mau lompat malah
muncul lumba-lumba”
“huh. Malang
banget sih Yoon. Sabar yah. Mungkin sekolah itu emang membosankan karena gak
ada murid pria nya kan”
“ya. Itu
juga salah satunya hahahahahhahahahaha”
“tapi.. apa
kamu bener-bener gak punya temen?” Tanya Taeyeon penasaran
Yoona
tersenyum “syukurnya masih ad 1 orang yang baik disana. Namanya Seohyun. Aku
menghabiskan hari-hariku makan es cendol sama dia”
Tiba-tiba
muncul bos nya, Tiffany (Fany)
“Hey Yoona!
Kamu itu harusnya bersyukur bisa satu sekolah dengan siswi-siswi cantik seperfi
Ef4. Kamu bisa mencontek gaya mereka secara jelas. Ohh aku sangat mengagumi
kaki indah Sooyoung itu”
Mendengar
pernyataan bos nya itu, Yoona & Taeyeon saling melirik sambil menyunggingkan
ujung bibirnya.
--
Di tempat
lain, tampak Ef4 sedang menikmati kegiatan mereka di tempat yang bisa disebut
basecamp mereka.
Sooyoung
sedang sibuk mengoleskan salep anti virus H1N1 di kakinya ._.
Yuri sedang
membalut rambutnya dengan handuk berisi sebotol condisioner ._.
Dan hyoyeon
lagi telfonan sama Daddy nya karena ia merengek minta HP yang seharga 1 milyar
*ya iyalah gak dikasih. Mana ada HP harga segitu*
Sedangkan
Jessi sedang merengut sambil menopang dagunya.
“Jess kenapa
sih kamu, kok kaya kesel gitu akhir – akhir ini. Kalau ketauan publik bisa gawat loh” kata Yuri
“nae harus
bikin pelajaran buat si bibi laundry itu. Pokonya nae harus bikin dia bebek
belur”
“babak belur
kali jess” jawab hyoyeon ditengah-tengah obrolan dengan Daddy nya
“apalah itu.
Pokoknya nae harus make dia babak bulur. Kemaren tu orang udah bikin Princess Syahrini.
Eh salah princess Jessica kehilangan harga dirinya”
“OK! Gw
setuju. Kita keluarin kartu merah kita besok” jawab Sooyoung. Dan mereka ber4
terlihat tersenyum licik
--
Keesokan
harinya
Yoona
berjalan dengan lemasnya, semua siswi mendelik kearah Yoona dan mengikuti dari
belakang. Yoona sudah tidak merasa terganggu lagi dengan perlakuan seperti itu.
Ia hanya menoleh sesekali.
Sesampainya
di loker miliknya, Yoona perlahan membuka dan Baaaammm! Ada kartu merah
menempel disitu.
Para siswi
yang melihat langsung kaget dan tersenyum senang seperti anak kecil yang baru
di beliin mainan sama ayahnya.
Di ambilnya
kartu itu dan di lihat oleh Yoona. Disitu ada gambar tengkorak curut dan
dibawahnya ada tulisan. ‘Kena Deh’
“apaan nih
maksudnya. Emang gw pemaen bola apa di kasih kartu merah segala”
Buru-buru
Yoona menutup lokernya. Saat berbalik para siswi langsung melemparinya dengan
duit ._.
Para siswi
melempar uang receh dan pakaian kotor ke tubuh Yoona dengan bersorak.
“Apa – apaan
nih?” teriak Yoona
“kamu udah
kena hukuman. Bersiap-siaplah bibi laundry.” Teriak salah satu siswi
Yoona
langsung berlari menuju kelasnya. Dan bejibun orang mengejarnya.
Pas Yoona
masuk kelasnya, dia tidak melihat bangku nya.
“dimana
bangku ku?”
Tapi tak ada
yang menjawab. Saat itu Seohyun sedang tak masuk sekolah
“hey bibi
laundry, liat nih” teriak salah satu teman sekelasnya yang menunjuk papan
tulis. Disitu tertulis ‘Yoona lope Seung Gi’
“cie cie
cieeee” teriak temen sekelasnya *jadi inget jaman SD*
Buru – buru
Yoona menghapusnya dan keluar.
Dia berlari
menuju ke tempat Ef4 dengan membawa penghapus papan tulis tadi.
Sesampainya
disana, Yoona langsung melemparkan penghapus itu dan mengenai rambut Yuri *poor
yuri*
“eh mba
jess. Apa maksud nya semua ini? Kemana bangku dan buku-buku di loker gw ? terus
kenapa ada kartu merah di loker gw emang lo pikir gw ronaldo apa?
Mentang-mentang lagi piala dunia”
Jess
menutupi muka nya yang berkilau itu dengan nampan. Takut kena hujan mendadak
dari mulut Yoona. Jessi yang tadi nya duduk kini berdiri.
“listen ya
bibi laundry. Kalau neo udah dapet tu kartu merah, berarti neo dalam bahaya.
Itu hukuman karena neo udah membuat nae malu karena es cendol tempo hari”
“hah? Bahaya?
Bahaya apaan? Gw malah malu di lemparin duit receh cem topeng monyet. Terus di
papan tulis ada tulisan Yoona Lope Seunggi. Tu anak2 tau dari mana coba kalo gw
suka tu cowo. Gw Cuma bilang sama buku diary gw. Sumpah ini bikin gw malu
banget”
“bagusdeh kalo
neo sadar. Kalo gitu neo keluar aja dari sekolah nae yang areumdaun ini. Neo
jaga toko laundry neo aja”
Karena kesal
Yoona bersiap dengan ancang-ancang nya. Melepas sepatunya kemudian Menaikkan
satu kaki nya dan mengarahkan ke kepala
Jessi,.. dengan satu hentakkan Yoona menarik Wig yang di pake jessi menggunakan
kakinya
Hal itu
sontak membuat ketiga anggota Ef4 kaget. Sooyoung sekarang tidak menelpon
ambulans, tapi dia kirim mention ke kak Seto bahwa terjadi pelecehan pada anak
diatas umur ._.
“yaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaakkkk!!!”
teriak Jessi dengan suara cemprengnya.
Sampai membuat lumba-lumba nya terloncat
10 meter karena kaget
Karena masih
dalam keadaan terkejut, anggota Ef4 hanya bisa diam membeku.
Merasa sudah puas, Yoona beranjak dari tempat
itu. Pertama ia menuju kolam lumba-lumba dan berusaha menelpon Seohyun. Tapi
naas ternyata dia gak punya pulsa. Akhirnya dia duduk sendiri dipinggir kolam
lumba-lumba.
Setelah
Setengah jam duduk disitu, Yoona pun beranjak menuju kesuatu tempat, yaitu
tempat di lantai 3. Tempat nya terbuka. Dan dia berteriak disitu “aaaaaaa!! Hey
Jessica! Kamu pikir kamu siapa? Bisa bertindak seenaknya. Nyuruh ini nyuruh itu
ke orang lain. Aahh! Sekolah ini benar-benar membuat muridnya gilaa”
“hoaaaaammmm”
terdengar suara dari belakang.
Yoona
menoleh karena kaget. Ternyata itu adalah Yuri.
“eh bibi
laundry, berisik banget sih kaya penyanyi aja!. Gw lagi tidur tuh di belakang.
Malah lo ganggu” Yuri pun nyelonong pergi setelah mengatakan itu. Yoona
berusaha mengedip-kedipkan matanya seraya tidak percaya. Dia takut kalo si Yuri
ngasih tau ke si Jessi karena tadi Yoona ngomongin Jessi.
--
Malam nya,
dirumah, Ayah Yoona memanggil Yoona.
“Yoona..
kesini sebentar”
Yoona pun
menghampiri ayah nya yang berada di toko laundry nya dengan memegang seragam
Yoona.
“ada apa
ayah?” Tanya Yoona
“kok banyak
receh di kantong seragam kamu?” Tanya
Ayahnya bingung
Yoona kaget
bukan main? Dalam hatinya “pasti ni gara-gara tadi di lemparin sama murid-murid
karena aku dapet hukuman. Kalo ayah tau bisa kecewa dia” buru – buru dia
bilang.
“ah itu..
uang jajanku selama seminggu. Aku tukar sama uang receh di warung. Soalnya buat
ongkos”
“ah masa
iyaaa. Ayah kira kamu ngamen”
Malam pun
berlalu
--
Keesokan
hari nya, Yoona sekolah dengan menguap-nguap. Ia tidak tidur semalaman karena
semua uang receh nya diambil oleh ayahnya. Padahal dia berfikir lumayan buat
mentraktir Seohyun es cendol.
Di sekolah,
murid-murid sedang mengerumuni madding . Karena penasaran, Yoona ikut mendekati
kerumunan itu. Satu persatu siswi yang sudah melihat, pergi dengan sendirinya.
Dilihatnya
sebuah poster disitu. “Liburan Ke Pulau Komodo Menggunakan Kapal Feri”
Harga nya 200
juta. Mata Yoona melotot melihatnya. Diapun berkata “hah. 200juta? Itumah rumah
gw + isinya dijual pun gak nyampe segitu. Apa-apan sih ni sekolah”
Tak lama
Seohyun menepuk pundak Yoona.
“gimana
Yoon? Kamu ikut kan?” Tanya Seo
“huh, ngga
deh. Harganya bejibun begitu”
“yahh. Terus
aku ngga ada temennya dong”
“kamu ikut
Seo?”
“semua murid
disini pasti ikut”
Akhirnya
Yoona pulang kerumah dengan lesu.
--
Saat kerja
pun Yoona masih terlihat lesu. Lagi lagi taeyeon memperhatikan sahabatnya itu.
“Yoona..
jangan lesu terus dong. Oh iya sebentar lagi kan tanggal merah. Kita liburan
yuk”
“aku juga
pengennya kaya gitu. Eh, tau ngga? Masa liburan sekolah ke pulau komodo
tiketnya seharga 200 juta” kata Yoona cemberut
“ya ampun
itu mah keterlaluan mahalnya” jawab Taeyeon.
Yoona hanya
terduduk lemas.
“bubur
kacang kuningnya satu lagi” teriak pelanggan yang sedang makan disitu
“iya
baiklah!” jawab Yoona segera melayani.
Fany
memberikan pesanan tadi ke Yoona. Taeyeon mendekati bos nya.
“kasihan
Yoona. Semangatnya seperti di telan bumi semenjak dia sekolah di SMA
Bershinwa.” kata Taeyeon
“iya. Kalau
begitu kamu ajak dia liburan aja. Nanti tanggal merah restoran ini juga tutup”
jawab Fany
“ah
benarkah?” Tanya Taeyeon
“ye lah”
jawab Fany ala upin ipin
--
Malamnya,
dengan semangat, Taeyeon menelfon Yoona.
“ayo kita
liburan naik perahu di pantai” kata Taeyeon
“ perahu
siapa Taeng?” Tanya Yoona
“kakekku
nelayan di pantai, dia punya perahu dan bersedia meminjamkan kapadaku. Kajja!”
“ahh
baiklah” jawab Yoona gembira
--
Hari yang
ditunggu – tunggu pun tiba. Para murid Bershinwa sudah bersiap-siap.
Ef4 yang
tadinya berniat memakai Kapal Feri pribadi, menjadi berubah pikiran karena
Jessi mendengar kabar bahwa Yoona pergi berlibur di suatu pantai dekat situ.
Jessi
merubah rute liburannya, bukan ke Pulau Komodo lagi melainkan ke pulau Biawak
yang terletak di dekat situ. “emmm, nae bisa kerjain tu yeoja lagi” kata Jessi
dalam hati dengan tersenyum licik
--
Di
tempat lain, Yoona dan Taeyeon terlihat
mendayung perahu bututnya sambil bernyanyi.
“neo
dangdanghage neon, hey. Muter muter. Muter muter”
“siapa sih
yang nyanyi itu lagu. Lagunya enakan banget” kata Taeyeon
“ahaha. Ia
yah Dance nya juga bagus” jawab Yoona
Mereka
terlihat senang sekali. Sampai pada akhirnya. Klakson Kapal mengagetkan mereka
berdua..
Untung aja
Taeyeon memegangi Yoona, kalo engga si Yoona pasti udah nyebur ke laut saking
kagetnya.
“Perhatian..
Perhatian” terdengar suara seseorang dari atas kapal itu.
“eh suara
siapa tuh, berasa kenal suara nya cempreng-cempreng gimana gitu” kata Yoona.
Setelah itu, ia menoleh ke atas dan terlihatlah Ef4 dan murid-murid lainnya.
Karena Tidak
percaya, Yoona berteriak dari bawah
“Heh,
ngapain kalian disini bukannya kalian mau liburan ke Pulau Komodo yah?”
“Ngapain
kita kesana, nanti kita dimakan Komodo” jawab jessi
“yaudah.
Tapi gak usah ganggu acara liburan kita juga kaleee. Sana pergi jauh-jauh”
teriak Yoona
“ngapain
juga deket-deket sama neo iyuuuuuuh”
Kapal Feri
pun berjalan dengan menyemburkan air laut yang super banyak ke perahu yang
ditumpangi Yoona&Taeyeon.
Karena
kedinginan. Yoona & Taeyeon menepi di tempat para siswi Bershinwa. Disitu
diadakan pesta perayaan Jessi karena Jessi berhasil memengangkan lomba makan
kerupuk di komplek nya ._.
Yoona
ternyata diundang di pesta itu, Yoona boleh hadir kalau Yoona pake kostum ala
hewan.
Akhirnya
Taeyeon mengantar Yoona untuk memilih kostum hewan yang di sewa disekitar pulau
biawak itu.
“ahh yang
benar saja. Masa aku harus pake kostum kaya begini” kata Yoona saat tiba di
toko kostum itu
“gak papa
Yoon. Kamu kan bisa ambil makanan sebanyak-banyak nya di sana. Nanti bawa buat
aku. Aku laper tau” jawab Taeyeon
“Ye lah”
“kostum
orang utan aja ya Yoon, lucu nih”
“ngga..
ngga.. yang ini aja” jawab Yoona menunjuk kostum kucing
“ihh jangan!
Kostum kucing pasti udah mainstream” kata Taeyeon
“yaudah yang
ini aja” tunjuk Yoona pada kostum kelinci.
“jangan! Ini
aja. Udah aku pilihin. Pokoknya yang ini” Tunjuk Taeyeon pada kostum ulat ijo.
Yoona pun
langsung memakainya.
Dan dengan
menahan malunya dia keluar dengan kostum itu. Untungnya pemilik toko
meminjamkan jas ujan untuk menutupi kostum itu.
Sesampainya
di gedung tempat pesta diadakan, Yoona melepas jas ujan dan terlihat ragu. Tapi
hal itu langsung di cegah Taeyeon.
“gak papa
Yoon.. cepat masuk. Nanti keburu abis makanannya” Kata Taeyeon -_-
“malu
laaaah”
Tanpa
menjawab, Taeyeon mendorong tubuh Yoona sampai akhirnya Yoona masuk dengan
terpaksa.
Saat masuk,
betapa kagetnya dia ketika melihat orang – orang menggunakan gaun yang bagus.
“sialaan. Gw
di kibulin. Ini pasti ulah si Jessi”
Yoona pun
berbalik ingin keluar lagi, tapi ia mengurungkan niatnya karena melihat jessi
datang memakai gaun yang panjangnya 10 meter -_-.
Yoona pun
berlari masuk dan mengumpat dibalik meja makanan.
Saat pesta
dimulai, Yoona terus berdiam diri ditempat itu. Sampai pada akhirnya tiba
waktunya untuk makan – makan.
Saat seorang
siswi hendak mengambil salak di tempat yang dekat dengan Yoona. Ia kaget bukan
main, karena dia latah. Dia menunjuk-nunjuk Yoona sambil berteriak “Pucuk pucuk
eh pucuk pucuk”
Sontak semua
orang melihat kearah itu. Yoona pun berdiri dan tertunduk malu.
Ef4 tertawa
terbahak-bahak. Sampai Hyoyeon ketelak biji salak yang sedang dia makan ._.
Saat suasana
sedang penuh dengan tawa & hinaan, Seohyun menghampiri Yoona dan memberikan
Blezzer nya kepada Yoona. Dia Lantas mengajak Yoona ke ruang bawah tanah -_-
Disana Yoona
dipinjamkan LongDress yang bagus sekali milik Seohyun.
“apa ngga
papa aku pake baju kamu?” Tanya Yoona lesu.
“Gwaenchana
Yoon, kamu kan sahabat aku” jawab Seohyun dengan senyumnya
“Makasih yah
Seo, kamu emang bener-bener sahabat kedua ku” balas Yoona
Seohyun
menelaah dari atas sampai ujung kaki Yoona. Sampai dia baru sadar kalo Yoona
ternyata bertelanjang kaki.
“ah.. maaf
aku lupa” kata Seohyun
Seohyun
menuju koper nya dan mengeluarkan suatu kardus sepatu.
“ini pakai”
kata Seohyun mengeluarkan sandal jepit -_-
Yoona
menganga kaget.
“Sendal yang
simple akan membawamu ke tempat yang simple juga” kata Seohyun
“Seo..”
“pakailah,
gak papa kok Yoon”
“Seo..”
“ne?”
“aku pakai
sendalku aja” Kata Yoona tersenyum kikuk
“kenapa?”
Tanya Seohyun sembari cemberut
Dalam hati
Yoona berkata ‘aduuuuh, kenapa si seo keliatan sedih. Aku harus cari akal’.
Buru-buru
Yoona bilang
“ah Seoo..
sandal kamu kan warna nya pink. Aku gak suka warna pink. Aku sendalnya warna
kuning dan kebetulan aku suka warna kuning hehe”
“arraseo”
jawab Seo sambil mengelap ujung matanya
Akhirnya
mereka berdua kembali ke tempat pesta diadakan. Para murid terkagum melihat Yoona
karena Yoona tampak cantik malam itu. Saking cantiknya, Jessi malas berada di
tempat itu. Ia pergi menyeret gaun 10 meternya keluar ruangan.
Sementara
itu di luar gedung....
Angin pantai
bertiup kencang di luar. Taeyeon duduk di pinggiran karang sambil meringkuk
kedinginan.
Bunyi perut
sesekali menemaninya..
‘krrrkkk..krrrkk.’
“aduuuhh
Yoona lama banget sih. Aku lapeeeeer”
Poor Taeyeon
--
Di rumah
Yoona, Ibu Yoona sedang memasak, ayah Yoona sedang menjahit dan adik Yoona
yaitu Sunny sedang browsing mengenai Ef4 dengan laptop nya
“waaaaah”
katanya terkagum-kagum melihat foto anggota Ef4 di suatu blog.
“eommaaaa”
teriak Sunny
Ibu nya pun
menghampiri Sunny sambil membawa panci gosong
“ada apaaa?”
“apa benar
sekarang Yoona Eonni satu sekolah dengan Ef4?”
“tentu saja.
Memang sehebat apa sih Ef4 itu sun? ibu mau tau dong” jawab ibunya
“nih eomma
dengerin yaah. Yang pertama itu Choi Sooyoung, anggota paling tinggi.
Sebenarnya dia dikagumi bukan hanya karena dia tinggi saja, tetapi karena dia
punya pabrik kerajinan tangan dari tanah liat. Pabriknya itu sedang naik daun”
“lalu
selanjutnya?”
“yang kedua
adalah Kim Hyoyeon. Orang tuanya punya pabrik barang—barang branded dan cabang
nya udah ada 1000 di korea ini -_-“
“waah
daebak!!”
“yang ketiga
adalah Kwon Yuri. Dia punya rambut yang indah. Bahkan dia sudah membintangi 100
iklan shampoo. Sampe iklan sampo kucing pun dia bintangi. Dia juga cucu dari
mantan presiden republic cinta.. emmm maksudnya Korea. Ibu tau kan?”
“wahh
sepertinya yang ini yang paling daebak”
“eiitss,
bukan ada satu lagi. Yaitu Jessica Jung. Dia Leader di Ef4 ini. Wajahnya yang
cantik serta tubuhnya yang mungil juga suaranya yang cempreng-cempreng becek
membuat orang lain mengagumi dia. Ibunya adalah kepala sekolah di SMA Bershinwa
dan Ayahnya adalah pemilik 25 Perusahaan pakaian ternama di korea, china,
Indonesia, timor timur dan juga Baghdad. Aku lebih suka dia eomma. Karena
stylenya itu sempurna dan kosakatanya juga sempurna”
Kali ini
ibunya tidak menjawab. Sunny pun menengok ke belakang. Ternyata ibunya sudah
tidak ada.
Di susul lah
oleh Sunny ke dapur ternyata ibunya sudah pingsan karena gorengan nya gosong
gara-gara menghampiri Sunny tadi. Sunny hanya menepuk jidatnya.
--
Kembali ke tempat pesta, Yoona dan Seohyun
terlihat saling bercengkrama. Sampai akhirnya Seohyun izin pulang duluan karena
mendapat kabar kalau Kodok peliharaan di rumahnya mati gara-gara ketimpah bedak
seohyun.
Karena bĂȘte,
Yoona pun berjalan – jalan ke belakang gedung. Tepatnya ke kolam renang. Di
lihatnya disitu ternyata ada Jessi. Yoona pun mengurungkan jalannya. Tapi ia
melihat jessi bergerak-gerak aneh karena ketakutan.
“aduh aduh
kodok. Hush hush hush pergi pergi” teriak Jessi sambil mengibas-ngibaskan gaun
nya.
Yoona hanya
tertawa sambil mengumpat. Tapi akhirnya, ia berhenti tertawa dan kaget ketika
melihat Jessi tercebur kolam dan disitu kelihatan bahwa Jessi tidak bisa
berenang.
Buru-buru
Yoona mendekati Kolam renang.
“aduh..
gimana nih gimana nih gimana nih” kata Yoona panic muter-muter sambil memegang
kepala nya.
Samar-samar
terdengar suara Jessi. “toloong. Nnggh.. tolong”
akhirnya
Yoona menemukan cara untuk menyelamatkan Jessi. Ia melihat ada tongkat panjang
yang di ujung nya ada jaringnya (alat buat ngebersihin kolam)
cepat –
cepat dia ambil dan mengarahkan ke kepala Jessi -_-
“sabar yaa
Jess, bentar lagi kamu selamat” kata Yoona di sela-sela aksi heroic nya menarik
tubuh jessi.
Akhirnya
Jessi selamat berada di ujung kolam. Yoona pun mengangkat tubuh Jessi. Karena
gaun Jessi yang panjangnya 10 meter ditambah berat air yang menempel di gaun
itu, Yoona malah tertarik. Beruntung ada yang menarik pinggang Yoona dari
belakang sampai akhirnya Jessi pun berhasil di evakuasi -_-.
Karena
penasaran, Yoona melihat ke belakang. Ternyata itu Yuri. Di belakang Yuri ada
Hyoyeon. Di belakang Hyoyeon ada Sooyoung, dan masih banyak murid lain yang
berusaha menolong Yoona dan Jessi dengan menarik pinggang orang di depannya -_-
Jessi
terbatuk batuk karena kemasukan banyak air. Para murid terlihat sangat sedih
bahkan ada yang menangis meraung-raung di dekat pintu.
“Jessi-ya!!
Kamu kok bisa kecebur gitu sih” kata Yuri
“ceritanya
panjang” Yoona yang menjawab
Jessi hanya
tertawa Gaje disitu..
Semua yang
melihat hanya saling bertatap bingung. Saking bingung dan ketakutan, para murid
berangsur-angsur meninggalkan Jessi yang makin malam makin keras tertawanya.
--
